SANG PENULIS
Menulislah. . .
Untuk bermilyar kata tak terbaca.
Untuk berjuta puisi tak diketahui.
Untuk ratusan lembar kertas,
yang sobekannya ku remas.
Bangkitlah. . .
Karena ini pagi para pujangga, yang berangkat terjaga.
Dengan doa meditasi.
Karena citamu menunggu
pada ujung pena yang beku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar